Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pemerintahan

Banyuwangi Genjot Vaksinasi Untuk Ibu Hamil

Vaksinasi digelar sebagai ikhtiar melindungi ibu dan bayi di dalam kandungan

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memberikan bukti vaksinasi kepada salah satu peserta. Foto : banyuwangikab.go.id

Kabupaten Banyuwangi mencatat sekitar 5.300 ibu hamil di Banyuwangi menjadi sasaran vaksinasi dosis pertama yang memenuhi syarat vaksinasi terkait usia kehamilannya. Hal ini sebagai upaya pemerintah daerah dalam mempercepat vaksinasi Covid-19, termasuk kepada ibu hamil. Vaksinasi ibu hamil ini digelar di Grha Pena, Banyuwangi, Rabu (15/9/2021).

“Pemkab mempercepat vaksinasi ini dengan kolaborasi bersama berbagai elemen masyarakat. Untuk ibu hamil, targetnya ada 5.300 yang memenuhi syarat vaksinasi terkait usia kehamilannya,” ujar Bupati Ipuk Fiestiandani.

Bupati Ipuk menambahkan bahwa vaksinasi digelar sebagai ikhtiar melindungi ibu dan bayi di dalam kandungan. Pemkab akan terus mengejar vaksinasi ini mengingat manfaatnya yang besar untuk melindungi sekaligus mengurangi risiko bila terpapar covid-19.

“Ini adalah salah satu benteng kita didalam menghadapi pandemi, selain disiplin pada protokol kesehatan yang ketat,” tutur Bupati Ipuk.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan per 14 September, cakupan vaksinasi dosis pertama di Banyuwangi mencapai 636.977 warga (47,5%) dan dosis kedua sebesar 338.790 warga (25,28%). Untuk vaksinasi ibu hamil, dinas kesehatan Kabupaten Banyuwangi menyediakan 20.000 dosis untuk dosis pertama dan kedua, termasuk untuk pendamping ibu hamil.

“Seluruh puskesmas dikerahkan untuk melakukan penyuntikan vaksin bagi ibu hamil yang ada di wilayah mereka serentak dengan melibatkan bidan wilayah untuk menyisir ibu hamil yang layak divaksin,” ujar Widji Lestariono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi. Selain pada ibu hamil, vaksinasi juga menyasarkan para pendamping, yakni suami atau keluarga yang belum divaksin agar cakupan lebih luas

Sementara itu, salah seorang ibu hamil, Alifia Kusaini (22) mengaku bersyukur akhirnya bisa divaksin.

“Lega ya mas, karena saya pikir bagus buat diri saya dan janin didalam kandungan di tengah situasi pandemi seperti ini,” papar Alifia.

Source : https://visfm.com/5300-ibu-hamil-di-banyuwangi-terima-vaksinasi-dosis-1

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mungkin anda juga menyukai

Pariwisata

At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos.

Pemerintahan

At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos.

Pemerintahan

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menetapkan Banyuwangi sebagai peringkat pertama kabupaten/kota dengan kinerja terbaik di Indonesia.

Teknologi

Nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.